Prihatin

Akhir-akhir ini saya prihatin terhadap kejadian yang menimpa salah satu bapak bangsa Buya Syafii Maarif. Apa yang menjadi pemikiran beliau terkait kasus Ahok mendapat balasan hujatan. Semestinya balaslah pemikiran dengan pemikiran. Balaslah pendapat dengan pendapat. Balaslah logika dengan logika juga. Apakah semua manusia sama persis pemikirannya seperti robot? Apakah adil jika suatu pendapat dibalas dengan hujatan? Apakah sekolah (jika Anda sekolah) mengajar dan mendidik seperti itu ? 

Semestinya semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang semakin arif untuk memberi sikap terhadap perbedaan. Saya kagum dengan keberanian dan kemandirian Buya Syafii meskipun pendapat dan pemikirannya menantang arus utama. Beliau sudah matang luar dan dalam. Meskipun beda tapi tidak takut untuk menyampaikan. Beliau sadar bahwa beda pendapat tidaklah salah dalam kehidupan bernegara yang menganut asas demokrasi. 

Saya sangsi tingkat intelektualitas para penghujat. Kalaupun mereka sekolah sampai level dewa, apakah universitas mereka abal-abal? Jika mereka berasal dari universitas top yang masuknya saja susah ..Ohhh inilah yang buat saya prihatin.

Peace !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s